CREATE EC2 INSTANCE WINDOWS SERVER 2019 DAN CREATE ELASTIC IP AWS

Assalamualaikum kembali lagi dengan saya Jihan Athira, disini saya akan mengkonfigurasikan Create EC2 Instance Windows Server 2016 dan Create Elastic IP AWS. Sebelumnya ada yang sudah tau apa itu AWS?kalau belum yuk simak penjelasan nya ya.

Komputasi Cloud dengan AWS 
Amazon Web Services (AWS) adalah platform cloud paling komprehensif dan digunakan secara luas di dunia, menawarkan lebih dari 175 layanan unggulan yang lengkap dari pusat data secara global. Jutaan pelanggan termasuk beberapa startup, dengan pertumbuhan tercepat, perusahaan tersebut, dan lembaga pemerintah terkemuka menggunakan AWS untuk memangkas biaya, menjadi lebih sigap, dan invoasi lebih cepat. 

Sejarah tentang AWS      

Amazon Web Services adalah sekumpulan layanan layanan berbasis Cloud Computing yang di sediakan oleh amazon sejak tahun 2002. Meskipun salah satu perusahaan raksasa internet ini sering kita kenal untuk membeli buku dan lagu, tetapi sekarang amazon menambah layanannya dalam hal ini infrasktruktur cloud computing. Amazon Web Services ini menyediakan layanan layanan nya yang saling terintegrasi dan mudah kustomisasi. Pada tahun 2006, amazon mengenalkan Amazon's Elastic Computer cloud (EC2) sebagai commercial web yang service yang menyediakan akses cloud kepada perusahaan dan individu untuk menyewa komputer storage yang bisa digunakan sebagai platform pengembangan aplikasi secara online, inilah awal dari iaaS, yaitu perusahaan yang menyediakan infrastruktur sebagai sebuah layanan. 

Manfaat Amazon Web Services   

  • Amazon Web Services menyediakan layanan infrastruktur kunci bisnis dunia yang bermanfaat untuk membangun bisnis perusahaan dan sebagai akses penawaran produk dari suatu perusahaan ke perusahaan lain.  
  • Amazon Web Services juga menyediakan layanan cloud computing sehingga pengguna dapat menyimpan data secara permanen di dalam server di internet.  

Kelebihan dan Kekurangan AWS :
Kelebihan :
  • Memiliki banyak Region Zone untuk server atau datacenter.
  • Paling banyak digunakan oleh startup Indonesia, salah satunya Traveloka.
  • Bagi yang mau belajar, anda bisa mendaftar secara free tier selama 12 bulan.
  • Banyak fitur layanan AWS yang bisa anda pakai untuk membangun produk atau startup sesuai kebutuhan layanan.
Kekurangan :
  • Tidak pandai me-manage resource suatu layanan AWS sehingga tagihan yang dibayarkan dalam jumlah yang besar tiap bulan.
  • Menentukan spesifikasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan dalam membangun suatu produk baik itu IaaS, PaaS, dan SaaS.
  • Kurang cocok untuk membangun startup atau produksi dengan budget yang kecil.
  • Data dan file yang ada di dalam cloud akan menghilang sewaktu-waktu, karena anda hanya menumpang data dan file di dalam komputer orang (AWS).
  • Tidak dapat kredit saldo tambahan pada saat pertama kali mendaftar akun AWS, kecuali anda memiliki kode promotional.
  • Harus memiliki kartu kredit.
  • Harus koneksi internet. Tanpa itu, cloud tidak bisa berjalan dengan baik. 

Alat dan bahan :

  1. Laptop/PC
  2. Remote Desktop Connection
  3. Internet
Langsung saja kita mulai konfigurasinya.

1. Masuk ke halaman website dari aws edutace.

2. Masukkan username dan password dari AWS Educate yang kita punya.

3. Kita klik AWS Educate Starter Account.

4. Klik AWS Console pada tampilan Vocareum.

5. Ini adalah tampilan services dari AWS kita pilih EC2.

6. Pada New instances experience, klik Launch instance.

7. Choose an Amazon Machine Image (AMI), klik Select pada bagian Windows 2019. 

8. Choose an instance type, klik next: Configure Instance Details yang berada di pojok kanan bawah.

9. Configure Instance Details, Klik Next: Add Storage.

10. Add Storage, Klik Next: Add Tags.

11. Tambahkan Tags, kemudian next.

12. Configure Security Group, ubah dengan sesuai keinginan anda, Sourcenya ubah menjadi My IP dan Descriptionnya menjadi Allow RDP from home 

13. Klik Launch.

14. Download key pair, Create a new key pair > key pair name (....), lalu klik Download key pair.

15. Setelah mendownload klik Launch Instance.

16. Terlihat tampilan status Launch Instance.

17. Setelah itu, akan terlihat server yang sudah kita buat sebelumnyya dengan status running.

18. Buat password untuk windows yang kita buat. ke menu Security > Get Windows Password.

19. Masukkan Key pair, klik browse.

20. Pilih key pair yang sudah kita download sebelumnya.

21. Decrypto password.

22. Agar tidak lupa password kita copy terlebih dahulu.

Verifikasi Online

1. Copy public IPv4 DNS > Buka remote desktop lalu paste klik connect. 

2. Masukkan Username dan password.

3. Muncul pop-up certificate remote desktop, klik yes.

4. Ini adalah tampilan Windows server 2019.

5. Setelah itu jangan lupa untuk mematikan servernya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Instalasi Trixbox Via VMware

Cara Mengganti Hostname Dan Banner Via Cisco Packet Tracer

Konfigurasi Apache dan Nginx